Faktor yang mempengaruhi Kesalahan Baca Hasil Pemeriksaan pada Suspek Tuberkulosis dan Nilai Error Rate di Kabupaten Simeulue Tahun 2018
Abstract
Pendahuluan, tuberkulosis sampai saat ini masih merupakan permasalahan kesehatan di masyarakat. Berdasarkan survei awal, tingginya error rate menyebabkan angka penemuan kasus TB di Kabupaten Simeulue menjadi rendah yaitu 53,3%, sedangkan target > 70%. Tujuan, untuk mengetahui faktor yang memengaruhi kesalahan baca hasil pemeriksaan laboratorium pada suspek tuberkulosis dan nilai error rate. Metode, desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 40 orang dan sampel yang diambil dengan cara total sampling yaitu sebanyak 40 orang. Metode pengumpulan data yaitu data primer dan data sekunder. Analisa data yang digunakan yaitu uji regresi binary logistic. Hasil, pengetahuan (sig-p 0,020), lama kerja (sig-p 0,019), beban kerja (sig-p 0,023), kondisi mikroskop (sig-p 0,044) dan karakteristik dahak (sig-p 0,018) memiliki pengaruh terhadap kesalahan baca hasil pemeriksaan laboratorium pada suspek tuberkulosis dan nilai error rate, sedangkan status pelatihan (sig-p 0,698) dan informasi petugas kesehatan (sig-p 0,224) tidak memiliki memiliki pengaruh. Variabel yang paling dominan memengaruhi kesalahan baca hasil pemeriksaan laboratorium pada suspek tuberkulosis dan nilai error rate adalah karakteristik dahak dengan nilai B (3,873). Kesimpulan, pengaruh pengetahuan, lama kerja, beban kerja, kondisi mikroskop dan karakteristik dahak memiliki pengaruh terhadap kesalahan baca hasil pemeriksaan laboratorium pada suspek tuberkulosis dan nilai error rate, sedangkan status pelatihan dan informasi petugas kesehatan tidak memiliki pengaruh.
