Faktor Yang Mempengaruhi Stres Kerja Perawat Puskesmas di Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Simeulue Tahun 2019

  • Irma Refianti Manaf Fakultas Kesehatan Masyarakat, Institut Helvetia, Medan
  • Asyiah Simanjorang Program Pascasarjana, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Institut Kesehatan Helvetia, Medan
  • Asriwati Asriwati Program Pascasarjana, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Institut Kesehatan Helvetia, Medan
Keywords: perawat puskesmas, stres, beben kerja, lingkungan kerja

Abstract

Pendahuluan, stres kerja telah menjadi salah satu isu yang mendapat perhatian penting di banyak Negara. Berdasarkan hasil survei awal dengan 8 orang perawat yang ada menggunakan alat ukur kuesioner Depression Anxiety Stres Scale (DASS 21), didapatkan hasil bahwa 7 perawat mengalami stres ringan (87,5%) dan 1 orang tidak mengalami stres (12,5%). Tujuan, untuk mengetahui faktor yang memengaruhi stres kerja perawat Puskesmas di Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Simeulue. Metode, desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 56 orang dan sampel yang diambil dengan cara total sampling yaitu sebanyak 56 orang. Metode pengumpulan data yaitu data primer dan data sekunder. Analisa data yang digunakan yaitu uji regresi binary logistic. Hasil, penelitian menunjukkan bahwa beban kerja memiliki nilai sig-p 0,010 < 0,05, lingkungan kerja sig-p 0,016 < 0,05 dan konflik peran memiliki nilai sig-p 0,002 < 0,05, yang menunjukkan bahwa memiliki pengaruh terhadap stres kerja perawat puskesmas di Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Simeulue. Kesimpulan, ada pengaruh beban kerja, lingkungan kerja dan konflik peran terhadap stres kerja perawat puskesmas.

Published
2020-02-10