Implementasi Pengembangan Sumber Daya Manusia Tenaga Kesehatan di Rumah Sakit Umum Pidie Jaya Tahun 2019
Abstract
Latar Belakang: Sumber Daya Manusia di Rumah Sakit Umum Daerah Pidie Jaya dalam memberikan pelayanan kesehatan dapat meningkatkan kunjungan masyarakat memanfaatkan layanan di rumah sakit. Laporan kunjungan pasien di Rumah Sakit Umum Daerah Pidie Jaya 11.406 orang tahun 2017 dan 12.307 orang tahun 2018. Terjadi peningkatan yang tidak signifikan sebesar 701 orang per tahun diduga disebabkan pengembangan sumber daya manusia belum efektif. Subjek and Metode: Jenis penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan kunci yaitu 3 orang yaitu Kepala Tata Usaha, Kasubbag Umum dan Kepegawaian serta Kasubbag Perencanaan serta 8 informan tambahan. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian dan penarikan kesimpulan. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan kebutuhan tenaga kesehatan setiap unit/komite rumah sakit masih kekurangan jenis dan jumlah. Kegiatan penelitian tidak pernah diselenggarakan karena keterbatasan dana, tetapi studi banding pernah dilakukan. Pendayagunaan dan pembinaan tenaga kesehatan dalam pemberian insentif dan penghargaan sudah terlaksana, namun jadwal rotasi tidak teratur dan bantuan dana bagi petugas mengikuti pendidikan belum terealisasi. Kesimpulan: Implementasi pengembangan sumber daya manusia tenaga kesehatan di Rumah Sakit Umum Pidie Jaya belum maksimal. Disarankan Rumah Sakit Umum Daerah Pidie Jaya memprioritaskan program tersebut dengan menyelenggarakan pelatihan, workshop diruang perawatan, penelitian, untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan tenaga kesehatan.
