Kajian Pengelolaan Limbah di Rumah Sakit Prince Nayef Bin Abdul Azziz Universitas Syiah Kuala Tahun 2019
Abstract
Pengelolaan Limbah medis dan non medis rumah sakit penting dilakukan untuk mewujudkan kualitas lingkungan yang sehat baik dari aspek fisik, kimia, biologi, maupun sosial. Pengelolaan limbah medis selain untuk melindungi sumber daya manusia, pasien, pengunjung dan masyarakat di sekitar rumah sakit dari faktor risiko. Pengelolaan limbah medisdan non medis diharapkan dapat menimbulkan kenyamanan dan kebersihan rumah sakit karena dapat memutuskan mata rantai penyebaran penyakit menular terutama infeksi nosokomial. Untuk mencegah dampak dari pencemaran lingkungan perlu adanya kajian dan evaluasi terhadap sistem pengelolaan limbah di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan melakukan pengkajian dan evaluasi pengelolaan limbah Rumah Sakit Prince Nayef Bin Abdul Aziz Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif crossectional . Pengambilan data dilaksanakan pada bulan Desember 2019. Objek penelitian adalah Instalasi pengelolaan limbah padat dan cair RSPN Unsyiah. Data diperoleh dengan cara wawancara, observasi serta pengambilan data primer meliputi identifikasi limbah padat medis, uji analisa kualitas air limbah inlet dan outlet limbah IPAL. Hasil penelitian menunjukkan jumlah limbah medis padat yang dihasilkan rumah sakit sebanyak 10 kg/hari. Proses pengelolaan limbah medis dimulai dengan pewadahan, transportasi, TPS dan TPA/pemusnahan. Tahap pewadahan limbah medis dan non medis sudah dipisah namun terkadang masih ditemukan limbah medis dan non medis yang tercampur. Uji analisa air limbah inlet dan outlet IPAL memperlihatkan bahwa hasil analisa kualitas airnlimbah memenuhi standar baku mutu Pengelolaan limbah padat dan cair sudah sesuai dengan Kepmenkes RI No. 1204 Tahun 2004..
Management of hospital waste is important to create a healthy environmental quality from physical, chemical, biological, and social aspects. Medical waste management also aims to protect human resources, patients, visitors, and the community around the hospital from risk factors. This waste management will create an atmosphere of comfort and cleanliness in the hospital because it can break the chain of spreading infectious diseases, especially nosocomial infections. To prevent the impact of environmental pollution, it is necessary to study and evaluate the waste management system in the hospital. This study aims to conduct an assessment and evaluation of waste management at the Prince Nayef Bin Abdul Aziz Hospital, Universitas Syiah Kuala. This research is a cross-sectional study. Data is collected in December 2019. The object of research is the Hospital waste management installation. Data obtained by interviewing technician, observing, and collecting primary data including identification of medical solid waste, examination the quality analysis of inlet and outlet wastewater. The results showed that the amount of solid medical waste produced by the hospital was 10 kg / day. The medical waste management process starts with container, transportation, and disposal. The separation of medical and non-medical wastes has been carried out, but mixed medical and non-medical wastes are still found. The inlet and outlet wastewater analysis test shows that the results of the analysis of the quality of wastewater meet the standards for solid and liquid waste management in accordance with the MoH decree No. 1204 of 2004.
