Perilaku Pola Pencarian Pengobatan Diabetes Mellitus Di Rumah Sakit Ibu dan Anak Pemerintah Aceh

  • Ellita Ellita Magister Kesehatan Masyarakat, Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Aceh
  • Nizam Ismail
  • Asnawi Abdullah Pascasarjana, Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh
Keywords: Diabetes Melitus, Pola Pencarian Pengobatan, RSIA, Perceived Seriousness

Abstract

Diabetes melitus di Aceh juga mengalami peningkatan, berdasarkan data Riskesdas 2018 menunjukkan bahwa prevalensi diabetes melitus di Aceh pada tahun 2013 sebanyak 1,8% dimana angka tersebut meningkat pada tahun 2018 dengan prevalensi mencapai 2,5%. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien diabetes melitus yang berobat di RSIA Aceh dengan jumlah sampel sebanyak 80 orang. Uji statistik yang digunakan adalah uji chi square dan t-independent dalam analisis bivariate, uji regresi logistik dalam analisis multivariat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat beberapa pola pencarian pengobatan dimana dalam penelitian ini dikelompokkan menjadi pola I (medis)  (76.25%) dan pola II ( kombinasi ) (23,75%). Secara Bivariat terdapat lima variabel yang memiliki hubungan dengan pola pencarian pengobatan, yaitu umur (0.0003), Perceived Seriousness (0.0001), Perceived Susceptibility (0.003), Perceived Benefits (0.013), Perceived Barriers (0.001). Secara multivariat terdapat dua variabel yang berhubungan, yaitu umur (OR: 0,92 P value 0,016) dan Perceived Seriousness merupakan variabel yang paling mempengaruhi (OR:5.1 P value 0.032). Masyarakat harus mengutamakan pengobatan secara medis daripada pengobatan tradisional, hal tersebut dikarenakan pengobatan tradisional belum teruji secara klinis dan berbagai macam efek sampingnya.

Diabetes mellitus in Aceh has also increased, based on the 2018 Riskesdas data, which shows that the prevalence of diabetes mellitus in Aceh in 2013 was 1.8%, which increased in 2018 with prevalence reaching 2.5%. This research is descriptive analytic with cross sectional design. The population in this study were all patients with diabetes mellitus who were treated at the Aceh Hospital with a total sample of 80 people. The statistical test used was the chi square and t-independent test in bivariate analysis, logistic regression test in multivariate analysis. The results of this study indicate that there are a number of treatment seeking patterns which in this study are grouped into pattern I (medical) (76.25%) and pattern II (combination) (23.75%). In Bivariate there are five variables that have a relationship with treatment seeking patterns, namely age (0.0003), Perceived Seriousness (0.0001), Perceived Susceptibility (0.003), Perceived Benefits (0.013), Perceived Barriers (0.001). Multivariate there are two related variables, namely age (OR: 0.92 P value 0.016) and Perceived Seriousness is the most influencing variable (OR: 5.1 P value 0.032). The community must prioritize medical treatment rather than traditional medicine, this is because traditional medicine has not been clinically tested and various kinds of side effects.

Published
2019-03-26