Analisis Faktor Resiko dalam Mengendalikan Hipertensi di Kabupaten Aceh Besar
Abstract
Hipertensi merupakan masalah utama di dunia yang prevalensinya tinggi dan terus meningkat serta merupakan penyebab kematian yang utama, dan perlu segera ditangani di masyarakat. Kabupaten Aceh Besar termasuk salah satu Kabupaten di Provinsi Aceh dengan kasus hipertensi masih tinggi dan angka prevalensinya berada di urutan ke lima dari sepuluh penyakit terbanyak di Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan faktor resiko penderita hipertensi dalam mengendalikan hipertensi di Kabupaten Aceh Besar.
Penelitian yang digunakan merupakan jenis penelitian observasional analitik, deengan desain crosssectional. Sampel yang diambil sebanyak 99 orang dengan menggunakan tekhnik accidental Sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumuntasi. Data dianalisis dengan program stata, uji statistik dengan menggunakan regresi logistik untuk uji bivariat dan uji multivariate dengan p < (0,005).
Hasil penelitian menunjukan bahwa umur (OR=7,9; 95% CI=2,2-28,6; p-value=0,004), aspek diet (OR=3,5; 95% CI=1,04-11,6; p-value=0,042) dan aspek stres (OR=6,3; 95% CI=1,3-30,2; p-value=0,021) berhubungan secara signifikan dengan faktor resiko hipertensi dalam mengendalikan hipertensi pada masyarakat Kabupaten Aceh Besar. Berdasarkan analisa multivariate variabel yang paling dominan berhubungan dengan faktor resiko hipertensi adalah variabel umur (OR=4,5; 95% CI= 1,1-18,03; p-value=0,032).
Diharapkan kepada petugas kesehatan agar dapat melakukan penyuluhan/koneling kepada pasien yang berobat di Puskesmas terkait faktor-faktor yang dapat menyebabkan hipertensi, seperti faktor risiko umur, diet yang sehat dan aspek stress, baik itu pasien rawat jalan ataupun pasien rawat inap. Diharapka kepada seluruh masyarakat agar dapat menghindari/mencegah faktor resiko yang menyebabkan hipertensi dengan cara melakukan diet yang sehat dan menghindari stress berat.
Hypertension is a major problem in the world whose prevalence is high and continues to increase and is the main cause of death, and needs to be addressed in the community. Aceh Besar District is one of the districts in Aceh Province with high hypertension cases and the prevalence rate is fifth out of the ten most diseases in Aceh Besar District. This study aims to analyze the relationship of risk factors for hypertension sufferers in controlling hypertension in Aceh Besar District.
The research used is an analytic observational research type, with a cross-sectional design. Samples were taken as many as 99 people using the accidental sampling technique. Data was collected through observation, interviews and documentation. The data were analyzed by using the Stata program, statistical test using logistic regression for bivariate test and multivariate test with p < (0.005).
The results showed that age (OR=7.9; 95% CI=2.2-28.6; p-value=0.004), dietary aspects (OR=3.5; 95% CI=1.04-11, 6; p-value = 0.042) and aspects of stress (OR = 6.3; 95% CI = 1.3-30.2; p-value = 0.021) were significantly associated with hypertension risk factors in controlling hypertension in the people of Aceh Regency. Big. Based on multivariate analysis, the most dominant variable associated with hypertension risk factors was age (OR=4.5; 95% CI=1.1-18.03; p-value=0.032).
It is hoped that health workers can provide counseling/counseling to patients seeking treatment at the Puskesmas regarding factors that can cause hypertension, such as risk factors for age, healthy diet and stress aspects, both outpatients and inpatients. It is hoped that all people can avoid/prevent risk factors that cause hypertension by doing a healthy diet and avoiding severe stress.
