Jurnal Kesehatan Cehadum
https://jkc.puskadokesa.com/jkc
<p><strong>Jurnal Kesehatan Cehadum (J. Kes. Cehadum)</strong> memuat naskah ilmiah bidang kesehatan, termasuk bidang kesehatan masyarakat, keperawatan, kebidanan, farmasi, psikologi, laboratorium kesehatan dan ilmu gizi. Jurnal ini diterbitkan untuk memenuhi kebutuhan para tenaga kesehatan tentang teori, konsep, konsensus, dan petunjuk praktis dalam praktek sehari-hari. Disamping itu juga untuk menyebarkan berbagai kemajuan di bidang kesehatan. Tulisan yang dimuat terdiri dari: laporan penelitian, tinjauan pustaka, laporan kasus dan lain-lain dalam bidang kesehatan</p> <p> </p> <p>e-ISSN : 2656-6850</p> <p>p-ISSN : 2656-6869</p>Pusat Kajian Kedokteran dan Kesehatan Acehen-USJurnal Kesehatan CehadumAnalisis Tingkat Stres Kerja Berdasarkan Beban Kerja dan Lingkungan Kerja pada Karyawan Perusahaan Pembiayaan Kendaraan Bermotor (Mobil) di Kota Banda Aceh
https://jkc.puskadokesa.com/jkc/article/view/71
<p>Stres kerja dapat disebabkan oleh faktor intrinsik seperti kondisi lingkungan kerja yang tidak nyaman, stasiun kerja yang tidak ergonomis, kerja shift, pekerjaan berisiko tinggi dan berbahaya pembebanan berlebih, pemakaian teknologi baru, dan lain sebagainya. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh tingkat stres kerja berdasarkan beban kerja dan lingkungan kerja pada karyawan perusahaan pembiayaan kendaraan bermotor (mobil) di Kota Banda Aceh. Jenis penelitian menggunakan desain <em>cross sectional</em>. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah semua karyawan PT. Astra Credit Companies (ACC) Banda Aceh, Maybank Finance, Toyota Astra Financial Services dan Mandiri Tunas Finance sebanyak 120. Waktu penelitian dilaksanakan pada tanggal 02-13 Juli 2020. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner. Data dianalis dengan uji statistik <em>logistic regresi</em> dengan kaidah bermakna jika p < 0,05. Hasil penelitian diketahui responden yang mengalami stres kerja Perusahaan Pembiayaan Kendaraan Bermotor adalah (60,8%). Hasil uji statistik diketahui Faktor yang yang berhubungan dengan stres kerja adalah beban kerja tinggi (OR= 17; <em>p</em> = 0,0001), lingkungan kerja kurang baik (OR= 2,3; <em>p</em> = 0,024), umur > 34 tahun (OR= 0, 19; <em>p</em> = 0,001), insentif rendah (OR= 2,9; <em>p</em> = 0.006). Kesimpulan dari penelitian variabel yang paling berhubungan dengan stres kerja adalah insentif rendah (OR= 4,5; <em>p </em>= 0,004) <em> </em>artinya risiko mengalami stres kerja hampir 5 kali lebih besar pada responden insentif rendah dibandingkan variabel lainnya. Kepada pimpinan cabang menidak lanjuti adanya permasalahan lingkungan kerja yang kurang baik, hendaknya pimpinan cabang memberikan jaminan kerja, mempekerjakan karyawan sesuai dengan kemampuan atau keahlian karyawan, dan adanya jenjang karir yang adil sesuai kemampuan karyawan, sehingga akan mengurangi stres kerja.</p> <p><em>Work stress can be caused by intrinsic factors such as uncomfortable working conditions, non-ergonomic work stations, shift work, high-risk and dangerous work, overloading, use of new technology, and so on. The study was to determine the effect of work stress levels based on workload and work environment on employees of motor vehicle (car) financing companies in Banda Aceh City. The study used a cross sectional design. The population and sample in this study were all employees of PT. Astra Credit Companies (ACC) Banda Aceh, Maybank Finance, Toyota Astra Financial Services and Mandiri Tunas Finance as many as 120. The study was carried out on July 2-13, 2020. Data collection was carried out by interview. The data were analyzed by logistic regression statistical test with a meaningful rule if p < 0.05. The results of statistical tests showed that the factors associated with work stress were high workload (OR= 17; p = 0.0001), poor work environment (OR= 2.3; p = 0.024), age > 34 years (OR= 0.19; p = 0.001), low incentive (OR = 2.9; p = 0.006). The conclusion from the research that the variables most related to work stress are low incentives (OR = 4.5; p = 0.004), meaning that the risk of experiencing work stress is almost 5 times greater for respondents with low incentives than other variables. For branch leaders to follow up on problems with an unfavorable work environment, branch leaders should provide job guarantees, employ employees according to the abilities or expertise of employees, and have a fair career path according to employee abilities, so that it will reduce work stressices by providing counseling to couples who are at risk of having children with intellectual disabilities.</em></p>Zikrul ZikrulAulina AdamyHermansyah HermansyahMarthoenis MarthoenisAsnawi Abdullah
Copyright (c) 2021 Jurnal Kesehatan Cehadum
2022-08-192022-08-19341810.35324/jkc.v3i4.71